header-post-inside

Dari Desa Untuk Indonesia Sejahtera

5stietotalwin.ac.id – “Segera kembali ke desa, membaur dan membantu membangun desa dan masyarakanya”. Saran itu disampaikan Ketua Tim Pakar Kemendes PDTT Prof. Dr. Haryono Suyono, dalam orasi ilmiahnya di Acara Wisuda Sarjanan dan Diploma Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Totalwin Semarang Periode XIV Tahun 2018 di Hotel Grand Arkenso Parkview Semarang, Sabtu (21/7/2018).

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Haryono Suyono mengucapkan selamat kepada Ketua STIE Totalwin Semarang Dra. Sugiharti, S.E., M.M., para Wakil Ketua, dan Dosen yang berhasil mendidik dan meluluskan mahasiswa dari Program Studi Akuntansi, Program Studi Manajemen dan D III Manajemen Perusahaan tepat pada waktunya.

STIE Totalwin Semarang sering diistilahkan dengan Indonesia Kecil, hal ini karena mahasiswa STIE Totalwin sendiri berasal dari berbagai macam suku dan wilayah seluruh Indonesia. Dalam orasinya, mantan Menko Kesra dan Taskin tersebut menuturkan “Alangkah indahnya lulusan yang berasal dari seluruh Indonesia itu, segera kembali ke desa, membaur dan membantu saudaranya membangun desa dan masyarakatnya.”

Pembangunan selalu memerlukan dana besar yang harus dicari dengan susah payah melalui kekuatan masyarakat, atau dipinjam dari Bank atau lembaga keuangan lainnya. Namun, pemerintah saat ini membuka kesempatan emas menyediakan dana dalam jumlah tidak kurang dari Rp. 60 trilliun setiap tahun.

Dana langsung dikirim ke desa guna mengembangkan infrastruktur desa, sarana sosial budaya, modal kerja bagi usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta modal kerja bagi pengembangan usaha kawasan industri antar desa (Prukades) yang mengolah dan membantu produksi. Sekaligus memberi kesempatan swasta langsung membeli produk-produk olahan kawasan antar desa itu dengan harga yang baik. Ini merupakan kesempatan langka yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat, khususnya para generasi muda Indonesia.

Sejak tiga tahun lalu, melalui koordinasi Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi yang dipimpin Menteri Eko Putro Sandjojo, dikembangkan dukungan pemerintah dan berbagai jajarannya melalui penyediaan prasarana dan sarana ekonomi pedesaan. Ditambah dengan mudahnya penggunaan teknologi digital yang canggih serta tantangan pasar dunia yang tidak terbatas dengan berbagai kemudahan dan dukungan pemerintah menjadi peluang yang amat indah untuk dilewatkan.

Berbagai kemudahan tersebut, menurut Haryono, perlu disambut oleh generasi emas bangsa khususnya lulusan STIE Totalwin Semarang tanpa ragu-ragu dengan segera terjun ke desa. “Membantu punggawa desa membangun daerah atau siap membangun usaha bisnis, usaha wisata desa, fasilitas rumah makan dan segala jenis usaha yang hampir pasti akan dibutuhkan oleh keluarga desa,” ungkap beliau.

Para lulusan yang ragu-ragu dan tidak berpikir entrepreneur sejati seperti dicita-citakan STIE Totalwin, pasti kecewa dan hanya menjadi penonton rekan meraka yang lebih dinamis dan siap menjadi pelopor pembangunan Indonesia jaya. Yang akan menjadi negara nomor empat terbesar dunia pada tahun 2030 mendatang. Selamat pada lulusan Totalwin 2018.

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>